Tender-Lion

Aku tidak akan pernah dapat menduga apa yang terjadi satu detik ke depan

Lebai, tapi serius. Bayangin, dapatkah elo, elo, dan elo sok2an menduga oke satu detik kedepan gw bakalan mencet huruf “f” dengan jari tengah kanan gw. Terus taunya mendadak abis ngomong itu, tengkuk lo gatel, trus lo malah garuk-garuk. nggak jadi mencet kan? =D

Gw. Abis. Dikerjain. Ama. Semesta.
atau dengan kata lain, Allah memberikan sesuatu ama gw, pencerahan, jalan, kesempatan, kamu, Kita.

Saat gw udah melepaskan semuanya, membiarkan pergi dengan apa yang telah dipilih oleh masing-masing kita. Saat kita sepakat untuk turun dari Wing 9 melalui tangga yang berbeda. Saat gw memutuskan untuk kembali membiasakan dengan hari-hari tanpa kabar darimu.

72 Jam setelah itu, semua berubah.

Menggunakan semangkuk bakso yang kelebihan bawang putih, malam takbiran yang pertama kau alami, kembang api, dan aku. semesta telah membuktikan bahwa kau, aku, tidak bisa menahan gatal. Semesta menginginkan sesuatu yang berbeda. Semesta menginginkan kita, bukan kau dan aku, tapi Kita.

Awalnya, aku menemukan keajaiban kurang dari 2 bulan. kemudian keajaiban itu menghampiri dalam 9 hari, kali ini semesta hanya memberiku waktu 72 Jam.

kali ini, lebih jelas dari biasanya.

Aku. Tidak. Ingin. Kamu. Pergi.
dan
Aku. Ingin. Kamu. Jadi. Milikku.
adalah nyata
tegak
diperbesar
Dan itu tidak ada dalam hukum fisika apapun tentang pemantulan bayangan. karena kamu bukan bayangan siapapun, dan aku tidak ingin menjadi bayangan siapapun.

PS: dan gw rasa, itu terjadi pada 1.15 😉
And there is no such thing as coincidence

You may also like

Leave a Reply