Kamu

yang sampe ke hati apah atuh?

Kamu..

Ada rasa hangat ketika kembali membaca pesan itu, hangat walaupun aku sedang kedinginan di bawah AC kantor yang super menyebalkan. Hangat, walaupun aku sedang bersin-bersin kedinginan.

Tahukah kamu, mobilitas tak henti sepanjang 100km Bogor-Jakarta tanpa sedikitpun melihat matahari di kotaku sendiri itu menyebalkan. Tapi aku punya kamu, matahari Bogor yang dapat kulihat kurasakan hangatnya di tengah-tengah AC commuter line yang tumben sedang berfungsi. Perlu seseorang untuk menjaga jiwa ini tetap manusia, seseorang yang di ucapkan “aku berangkat :D..” ketika pagi hari dan “aku pulang..” di malam hari. Senyum yang tetap terjaga di tengah sesak pengguna kereta hanya karena menerima sebuah pesan singkat “hati-hati di jalan yah..”. Semua itu membuat aku tidak ingin lagi sendiri.

You may also like

Leave a Reply