Rumah Kopi Ranin

Review ini jadi pembuka dari beberapa review tempat-nongkrong-dengan-menu-utama-kopi-di-Bogor gue yang bakalan di tulis. Awalnya sih dari iseng-iseng pengen tau ada brapa banyak tempat kayak gini di Bogor, dan ternyata lumayan banyak. Kenapa Ranin yang pertama? nggak ada alasan khusus juga sih, cuman dari yang gw dapet pertama kali waktu googling, ya Ranin. Dan ini kali pertama saya main ke Rumah Kopi Ranin.

(Disclaimer: review-review ini bakalan lebih ngebahas lokasi-lokasi dari segi tempat nongkrong, bukan dari kopi dan rasa kopinya. Karena saya nggak tau apa-apa soal kopi)

kalo dari twitternya ranin, alamatnya itu ada di Jl. Achmad Sobana 22A, Bangbarung, Bogor.
Itu dimana, kak?

BangbarungDi situ
(Dari arah warung jambu, setelah RS. Azra, Lampu merah, Belok kiri. Trus lurus sampe liat neon box Rumah Kopi Ranin warna merah di sebelah kanan jalan; Kalo dari arah Botani Square, Setelah Pascasarjana Magister Bisnis (MB) IPB, lampu merah belok kanan. Trus lurus sampe liat neon box Rumah Kopi Ranin warna merah di sebelah kanan jalan)

1st Impression, Nyaman. Saya bakal betah berlama-lama disini, di lantai 1. Sayangnya, waktu saya main ke sana lantai 1 agak ramai, dan saya lagi nggak pengen ramai-ramai jadi saya naik ke lantai 2.

Salah satu meja di lantai 1, Rumah Kopi Ranin (sumber)

Saya lupa untuk foto-foto bagian lantai 1 nya, cuman inget untuk foto daerah bar nya saja. Maaf. :p. Di Lantai 1 ada total 5-6 set meja-kursi kalo nggak salah

DSC_0277Bar (dan mas-mas barista)

Lantai 2 Rumah Kopi Ranin tertata lumayan apik (lagi-lagi, saya lupa foto), ada kursi dari potongan log, ada yang pake kursi besi tua, ada sofa, ada juga kursi kayu dengan model minimalis. Namun, di lantai 2 ini penataannya belum serapih di Lantai 1, akustik ruangannya juga masih bergema. Mungkin karena masih kosong, dan polusi suara dari luar ditambah dengan gema cukup mengganggu. Padahal, di lantai 1 tidak terlalu terasa adanya polusi suara dari luar.

Untuk menunya, Rumah Kopi Ranin menyajikan 10 macam kopi single origin, yang artinya ada 10 macam kopi dengan asal yang berbeda-beda bisa dicicip di sini. Saya memesan Kopi Arabika Wamena dan pisang goreng keju, teman saya memesan Macchiato dan kentang goreng. Variasi cara penyeduhan cukup banyak, ada V60, Vietnam Drip, Moka Pot, Siphon, Espresso, Machiato, Cappuccino, dll. sementara makanan kecilnya saya kurang inget. hehe.

20131021_190145DSC_0275

Kiri: Macchiato, Kanan: Arabika Wamena (diseduh menggunakan V60)

Harga yang ditawarkan oleh Rumah Kopi Ranin juga bersahabat, dengan rentang 15-25 ribu per item. Untuk internetan, Ranin menyediakan fasilitas Wi-Fi. Oh, dan parkiran Ranin cukup untuk 3-4 mobil.

Apakah saya akan kembali ke sini? YA

Pros:

  • Murah
  • Parkiran Lumayan Gede
  • Gampang ditemukan
  • Tempat Nyaman (Lantai 1)
  • Om-om Barista ramah
  • Colokan Friendly, ada beberapa colokan tersedia di tembok (Lantai 2)

Cons:

  • Lantai 2 masih berantakan, resiko polusi suara dari luar dan gema

Rekomendasi Menu:

  • Belum ada, mungkin nanti kalo saya sudah sering main ke Ranin.

2 Comments

Leave a Reply